Ditresnarkoba Polda Jawa Timur Gagalkan Penyeludupan 6 Kg Sabu Asal Malaysia

Rate this post

 

Polda Jawa Timur berhasil menggagalkan penyelundupan narkoba jenis Sabu sebanyak 6 Kg, Polda Jawa Timur juga telah menangkap dan mengamankan pelaku.

2 Pelaku yang diamankan berinisial LK (30) adalah warga asal Karang Kokap, Jenggawah, Jember. Dan Z (28) adalah warga asal Sokobenah Sampang Madura.

 

Polda Jawa Timur amankan 6 Kg Sabu yang berasal dari Malaysia yang akan di distribusikan ke Madura dan Jember.

Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Gatot Repli Handoko menjelaskan, pengungkapan ini ialah hasil kolaborasi antara Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya dan Ditresnarkoba Polda Jatim.

Berawal dari informasi Bea Cukai yang mendeteksi barang yang dicurigai sebagai Narkotika pada Kamis (7/10/2021).

Informasi tersebut lantas diteruskan ke Ditresnarkoba Polda Jatim hingga kemudian dilakukan penyelidikan. Hasilnya, ditemukan paket yang dikirimkan melalui pelabuhan itu.

“Dari hasil penyelidikan dan pengembangan di lapangan, tim berhasil mengamankan dua orang tersangka inisial LK dan ZN,” kata Kombes Gatot Repli Handoko, Selasa (19/10/2021) siang.

 

 

Dari hasil interogasi, kedua pelaku mengaku bahwa barang haram tersebut memang berasal dari Malaysia dan akan disebarkan di area Madura dan Jember.

Gatot menuturkan, dari interogasi yang dilakukan oleh petugas terhadap kedua tersangka, barang haram ini berasal dari Malaysia.

Pelaku juga mengaku bahwa mereka mendapatkan uang sebesar 20 juta untuk satu kali pengiriman narkoba, dan mereka sudah melakukannya sebanyak 2 kali.

“Sementara dari pengakuan pelaku, keduanya mendapat upah Rp 20 juta untuk setiap pengiriman 2 kilogram sabu. Mereka mengakuinya begitu (dua kali), tetapi kami akan terus dalami kasus ini,” tutur dia.

 

Tak hanya itu, Samsul menyebutkan, setiap melakukan pengiriman sebanyak 6 kilogram sabu, pelaku harus mengantarnya ke Pulau Madura dan Jember.

READ  Mengenal MDC Organisasi Asal Inggris yang bergerak di bidang Rehabilitasi Narkoba

“Sampai saat ini, anggota masih memburu tersangka lain inisial SY, yang sudah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) yang menyuruh kedua tersangka mengambil paket sabu tersebut,” pungkas Samsul.

Kedua pelaku akan dikenakan Pasal 114 Ayat (2) dan atau Pasal 122 Ayat (2) juncto Pasal 132 Ayat (1) Undang Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

 

Ayo selamatkan generasi bangsa bersama Ashefa Griya Pusaka, sebarkan informasi baik untuk mereka yang memiliki ketergantungan NAPZA.

 

Sumber : Kompas.com, Jawapos.com, Jatim.suara.com

 

 

Tinggalkan komentar